JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ancaman banjir masih belum lepas dari wilayah Jakarta. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu didorong agar melakukan pengerukan terhadap 13 sungai dan harus dengan cara konsisten sepanjang tahun.
Harapan dan sekaligus dorongan tersebut di atas, datang dari Ketua DPRD DKI Jakarta, M Khoirudin. Menurutnya, langkah itu jelas sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan Jakarta menghadapi potensi banjir.
“Sebab, penanganan banjir, tidak bisa secara musiman. Apalagi, sedimentasi lumpur di 13 aliran sungai yang melintasi wilayah Ibukota Jakarta, terus terjadi,” ungkapnya.
Selanjutnya, tambah M Khoirudin, pengerukan lumpur di sungai tidak bisa hanya menjelang musim penghujan saja. “Kita tahu, kan ada endapan lumpur. Nah, itu harus dikeruk setiap saat,” katanya, lagi.
Masih terkait pengerukan lumpur secara rutin, lanjut politisi PKS tersebut, yakni guna menjaga kapasitas tampungan air. Seyogyanya kedalaman sungai itu harus lima meter.
Pada bagian lain, M Khoirudin tak lupa juga menyoroti kondisi saluran penghubung. Saat ini malah jumlahnya mencapai 500 titik. “Jadi, saya ingin ini juga dikeruk setiap saat,” tuturnya.
Menurutnya bahwa melalui perawatan sungai dan saluran air berkelanjutan, maka dampak banjir akibat air kiriman maupun hujan lokal atau impasan air laut justru dapat ditekan. “Yang pasti, semua bisa kita minimalisir untuk dampaknya ke masyarakat,” tutup M Khoirudin. © RED/AGUS SANTOSA

