Bertempat di SDN 03 Cempaka Putih Tangsel, Budayantara Digital Network Sukses Gelar ‘BeProKids’ Goes to School

TANGSEL (POSBERITAKOTA) – Guna mendorong Transformasi Pendidikan Humanis Berbasis AI.Program “BeProKids Goes to School” yang digagas oleh Budayantara Digital Network, sukses digelar di SDN 03 Cempaka Putih, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (12/5/2026).

Pada kegiatan tersebut menghadirkan seminar teknologi bertema transformasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang ditujukan untuk meningkatkan kesiapan guru dan siswa menghadapi era digital.

Selain itu seminar juga menghadirkan Deni Yohansyah sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa perkembangan AI bukan ancaman bagi dunia pendidikan, melainkan peluang besar untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan generasi masa depan.

“Guru tidak akan digantikan oleh AI. Tetapi guru yang tidak mau bekerja sama dengan AI akan digantikan oleh guru yang mau bekerja sama dengan AI,” ungkap Deni Yohansyah dihadapan para peserta seminar.

Sedangkan Renee Parties turut memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya bijak menggunakan handphone dan laptop serta mengajak anak-anak belajar teknologi dengan suasana yang menyenangkan dan penuh kreativitas.

Dalam seminar itu sendiri, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai implementasi AI dalam proses belajar mengajar, mulai dari kemampuan dasar memanfaatkan teknologi hingga membangun kesadaran etis dalam penggunaan AI di lingkungan pendidikan.

Adapun 3 konsep utama integrasi AI dalam pendidikan turut diperkenalkan, yakni:

Create (Menciptakan): Guru dan siswa diajak mampu membuat konten maupun alat sederhana berbasis AI.

Collaborate (Berkolaborasi): AI dimanfaatkan sebagai mitra dalam proses pembelajaran dan pengajaran.

Conscientize (Menyadari): Pentingnya kesadaran terhadap dampak etis dan sosial dari penggunaan AI.

Di seminar itu juga memaparkan framework implementasi Kurikulum AI dengan visi membentuk generasi yang cakap teknologi, berlandaskan etika, serta memiliki pola pikir inovatif.

Dalam sesi bertajuk “Membangun Masa Depan Pendidikan yang Humanis-Teknologis”, dijelaskan bahwa pendidikan masa depan harus tetap berpusat pada nilai kemanusiaan. Teknologi hadir bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuat kemampuan manusia dalam proses belajar.

Untuk roadmap implementasi AI dalam pendidikan dibagi menjadi tiga tahap strategis, yaitu:

Tahap 1 (0–6 bulan): Membangun kesadaran dan fondasi dasar AI di lingkungan sekolah.

Tahap 2 (6–18 bulan): Integrasi AI dalam pembelajaran serta pengembangan keterampilan guru dan siswa.

Tahap 3 (18–36 bulan): Transformasi dan inovasi pendidikan berbasis AI secara menyeluruh.

Kegiatan “BeProKids Goes to School” mendapat antusiasme tinggi dari para guru dan tenaga pendidik yang hadir. Mereka menilai seminar tersebut membuka wawasan baru tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan modern.

Dari program ini, Budayantara Digital Network berharap sekolah-sekolah di Indonesia mampu menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih maju, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di era digital.

Melalui seminar ini sekaligus menjadi ajakan bagi para pendidik untuk mulai mengambil langkah nyata menuju transformasi pendidikan yang efektif, inovatif dan etis melalui pemanfaatan AI secara bijak. © RED/RAMADHAN ALDIANSYAH /EDITOR : GOES

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi