Glenn Fredly Dengungkan Perdamaian Lewat Musik

JAKARTA (POSberitaKOTA) – Buku Carita Orang Basudara yang mengisahkan kesaksian hidup 26 tokoh dari berbagai profesi seperti jurnalis, pendeta, kiyai dan lainnya, yang pernah mengalami konflik agama di Maluku, memberi inspirasi pada Glenn Fredly untuk menggarap album religi Hidayah Cerita Orang Basudara. 

Menurut Glenn, album yang akan dirilis pada Ramadhan 2017 itu, memiliki kedalaman pesan, yang ingin di share ke dunia tentang bagaimana kehidupan Muslim dan Kristen di Maluku pada tahun 1999 dan sekarang. 

“Saya pikir penting buat  bicara perdamaian, nggak cuma Indonesia, tapi dunia juga perlu narasi perdamaian baru,” kata Glenn. 

“Nantinya album ini juga akan kami rilis di 260 negara. Untuk menggarap album ini, saya melibatkan 85 persen musisi lokal Maluku, paduan suara Darussalam, Universitas Kristen Maluku dan ada pula musisi Ibukota,” tuturnya. 

Baca Juga:  Kolaborasikan Musik Arabian-India, RATU META Mau Syuting Ulang Video Klip ke Korea

Dikatakan Glenn, penggunaan kata Hidayah dalam album tersebut, diambil dari budaya Islam. 

“Ini sangat menarik. Saya percaya sekali bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Saya pernah pakai kata Hidayat di album sebelumnya,” ujar pelantun Kasih Putih ini. 

Dipaparkan Gleen bahwa album Hidayah tersebut punya makna spiritual, nasionalisme dan juga nilai perdamaian. “Religi itu nggak harus selalu pada konteks yang kita hafal, tapi bagaimana kita bisa bermanfaat buat orang lain,” tambahnya. โ–  Red/Ang

Beri Tanggapan