Mochtar Muhammad Resmi Mendaftar ke PDIP sebagai Balon Walikota Bekasi 2018-2023

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Mochtar Muhammad (M2) makin memantapkan tekadnya untuk kembali maju dalam ajang Pemilukada Serentak 2018 mendatang.

Oleh karenanya untuk langkah awal ia mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Bekasi 2018-2023, ke Kantor DPC PDI-Perjuangan Kota Bekasi, Kamis (1/6) siang.

Usai mendaftar, M2 kembali ke kediamannya di Jalan Cemara Raya No.34 Perumahan Jaka Permai Kelurahan Jaka Sampurna, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi yang sudah dijadikan posko pemenangan atau ‘Saung M2’.

Dalam kesempatan itu, pria  kelahiran Gorontalo, 26 Oktober 1964 langsung menggelar acara Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, sekitar pukul 16.25 WIB dan langsung menyampaikan pidato dan program kerja sebagai Balon Walikota Bekasi 2018-2023.Saat pidato politiknya, M2 menukil bagaimana Bung Karno menawarkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, pada 1 Juni 1945. Bung Karno menawarkan pemikirannya tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang digali dari akar budaya dan bahkan dari semua agama di seluruh Indonesia yang diberi nama Pancasila.

“Jujur, hari ini konstitusi NKRI perlu diluruskan, karena ada kesalahan tidak menjalankan Dekrit 5 Juli 1959 yakni UUD 1945 yang asli,” kata Mochtar Muhammad.

Ia juga bersemangat berbicara Kota Bekasi. Jika dirinya bisa kembali memimpin selama lima tahun mendatang, bakal menjadi memimpin Kota Bekasi agar warganya mandiri dibidang ekonomi sehingga dapat hidup makmur. Caranya harus ada modal stimulan yang digulirkan sebagai modal usaha, bagi warga Kota Bekasi.

“TKK dalam satu RW, akan saya tempatkan dua orang untuk mengidentifikasi, siapa warga yang benar-benar miskin dan yang justru pura-pura miskin,” ucap M2 lagi.
Sedangkan untuk program kerja unggulan, tambah dia, ingin memimpin Kota Bekasi lima tahun mendatang  tentu pencapaian kemandirian ekonomi keluarga menuju kemakmuran rakyat.

“Selain itu, seluruh sekolah dari tingkat SD sampai SMA atau SMK swasta dan negeri dilarang memungut biaya. Sebab, biaya yang saat ini sudah ada dari Pemerintah melalui program Bos dari APBN dan program Bos dari APBD Provinsi dan Kota Bekasi, dirasakan sudah cukup,” papar dia lagi.

Mochtar Muhammad juga bakal menawarkan program beasiswa kuliah sampai sarjana gratis di STIE Tri Buana dan STT Mikar sebesar Rp.20.000.000. Bagi penerima program, bisa memanfaatkan sampai benar-benar lulus kuliah. ■ Red/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here