BPI Tolak Hak Angket karena Bertujuan Melemahkan KPK

JAKARTA (POSBERITAKOTA)- Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawasan Anggaran Republik Indonesia (BPI KPN PA RI) menggelar aksi simpatik dan damai di dua tempat sekaligus, baik di Gedung KPN maupun Gedung KPK Jakarta, Jum’at (21/7) kemarin.

Aksi tersebut dihadiri sejumlah anggota BPI dari berbagai daerah seperti Serang, Banten, Tangerang sampai DKI Jakarta dan Ketua Umum Parfi (Persatuan Artis Film Indonesia), Febryan Aditya yang juga dikenal.sebagai Ketua Harian BPI KPN PA RI. 

“BPI memberikan dukungan moral kepada seluruh komponen yang ada di KPK dan Kepolisian dalam hal pemberantasan korupsi sekaligus menolak hak angket terhadap KPK,” kata Ketua Umum BPI KPN PA RI, TB Rahmad Sukendar yang hadir di aksi damai, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. 

“Kami peneliti independen akan terus mengawal dan mendukung KPK, diawali aksi moral di sini. Kami juga mendukung akan dibentuknya Densus antikorupsi dan terus mendukung langkah KPK serta menolak hak angket yang akan melemahkan kinerja KPK,” tambah Rahmad

Sebagai lembaga kontrol sosial masyarakat, BPI KPN PA RI mempunyai visi misi yang konsen terhadap pemberantasan korupsi terhadap lembaga pemerintahan, eksekutif, legislatif dan yudikatif serta pengawasan terhadap oknum korporasi atau perusahaan yang terlibat langsung atau bersentuhan dengan pekarjaan di lembaga pemerintahan. 

BPI sangat prihatin atas terjadinya skandal mega korupsi E-KTP. “Semoga dengan hadirnya Densus akan sangat membantu pemberantasan korupsi di Indonesia selain KPK,” tutup Rahmad  ■ Red/Ang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here