Terjaring Operasi, Bona Paputungan : Ditahan karena Patut Diduga Terkait Narkoba

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Penyanyi dan pencipta lagu balada kritik sosial, Bona Paputungan atau yang punya nama asli Hari Kurniawan Paputungan, dikabarkan berurusan dengan aparat kepolisian dari kesatuan Narkoba di wilayah Jakarta Pusat. Bahkan sudah sebulan belakangan dalam tahanan.

Pasalnya, pelantun tembang hits via Youtube yang berjudul ‘Andai Ku Gayus Tambunan‘ itu, dicokok petugas di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Ia diamankan berikut barang bukti sisa sabu-sabu seberat 0,2 gram.

Sumber terpercaya kepada POSBERITAKOTA mengutarakan keterkejutannya, manakala mendapat kabar buruk tersebut dari kenalannya. “Kenalan saya itu cuma menyebut Bona Paputungan sedang berurusan dengan Polres Jakpus, karena kepemilikan Narkoba,” jelas Sekjen Gerakan Masyarakat yang concers pada masalah kesejahteraan masyarakat itu.

Tokoh muda yang tak mau ditulis namanya tersebut mengaku tak habis pikir, jika Bona Paputungan berperilaku seperti itu. Apalagi, tambahnya, harus bersentuhan dengan Narkoba. Hal itu jelas-jelas melanggar hukum pidana.

“Saya jadi susah (serba salah-red), karena cukup dekat dengan Bona, tapi hanya untuk urusan dunia musik,” tegasnya.

Untuk mencari kebenaran dan kejelasan soal jatidiri Bona Paputungan, Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, membantah adanya penahanan seorang pria berprofesi sebagai penyanyi yang berinitial BP.

Sementara istri Bona Paputungan, Sarah, justru sedang pulang ke kampung halamannya di Gorontalo. Belum bisa dihubungi sampai tadi malam untuk menanyakan kebenaran kabar tersebut.

Pada bagian lain, sempat beredar kabar miring kalau penyanyi yang pernah dipenjara karena kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) tersebut di Gorontalo, diam-diam telah menikah lagi dengan wanita muda yang punya nama panggilan Dwi dan bekerja di tempat hiburan malam. ■ Red/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here