Yamaha Musik Indonesia Distributor Sumbang 4431 Keyboard untuk Anak SD

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Yamaha Musik Indonesia Distributor (PT.YMID) kembali memperlihatkan kepeduliannya terhadap bakat seni musik dan budaya siswa di Tanah Air. Kali ini kepedulian dibuktikan lewat donasi alat musik berupa keyboard, pianica dan recorder alias suling.

Tidak hanya itu saja. Bantuan tersebut juga disertai dengan pelatihan. “Kami merasa punya tujuan yang sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk ikut dalam membentuk karakter anak Indonesia. Kami mendukung program penguatan pendidikan karakter,” kata Presiden Direktur PT.YMID, Shinichi Takenaga di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan.

Tahun ini, Yamaha Musik Indonesia Distributor menyerahkan sebanyak 4431 unit keyboard. Alat musik itu telah didonasikan kepada 211 sekolah dasar (SD).yang tersebar di 34 provinsi. Ditambah dengan 490 pianika dan 490 recorder yang juga telah diserahkan kepada 490 Sekolah Dasar Rujukan.

Bantuan alat musik disertai pelatihan dari Yamaha Musik Indonesia. Kegiatan pelatihan penggunaan keyboard dilakukan dalam tiga tahap, sementara untuk pianika dan recorder- selesai dalam dua tahap.

“Program kerja sama ini dilengkapi dengan kegiatan monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan oleh Yamaha dan Kemendikbud, dalam rangka memantau pencapaian dan dampak program,” jelasnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, mengapresiasi langkah yang dilakukan Yamaha Musik Indonesia.

Dia menilai sumbangan ini sangat bermanfaat bagi program penguatan pendidikan karakter siswa. Apalagi hampir semua sekolah di Indonesia dapat berkesempatan mencoba belajar bermusik dengan keyboard tersebut.

“Kami senang dengan bantuan ini, semoga dapat membantu pembentukan karakter anak-anak Indonesia. Pendidikan karakter juga penting dimulai dari seni dan budaya. Mereka dilatih disiplin, mengapresiasi, dengan musik membuat karakter jadi lebih baik,” imbuhnya.

Yamaha Musik Indonesia dan pihak Kemendikbud berharap dengan program ini muncul sekolah dasar yang dapat menjadi contoh dalam mengimplementasikan program penguatan pendidikan karater lewat seni dan budaya. ■ Red/Ang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here