Pendiri OM Ken Dedes, TITIEK NUR : Kembali ke Pangkuan Ilahi

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pendiri grup OM Ken Dedes yang popular di tahun 1980-an, Titiek Nur, meninggal dunia pada Selasa (19/9) pukul 06.00 pagi, akibat asam lambung. Kini jenazah almarhumah masih disemayamkan di rumah duka di Perumahan Villa Jati Rasa, Jati Warna, Bekasi.

Kerabat almarhumah yang juga musisi Stanley Tulung, mengatakan asam lambungnya naik jadi pembengkakan di jantung. “Tapi kemarin dinyatakan stabil semua, tinggal pemulihan pengempesan jantung yang bengkak,” katanya.

Kabar meninggalnya Titiek Nur merebak lewat WA berantai. “Telah berpulang ke rahmatullah sahabat. Saudara. Kakak. Bunda kita TITIK NUR pukul 06.00 WIB. Mohon doanya semoga khusnul khotimah n amal ibadah nya di terima ALLAH SWT. Yang di tinggalkan diberi keiklasan dan ketabahan aminn.alamat duka – info dari hetti sanjaya,” demikian pesan WA dari Stanley, juga Sys NS dan lain-lain, Selasa (19/09/2017).

Titek adalah pimpinan grup musik dangdut Indonesia yang semua anggotanya adalah wanita, OM Ken Dedes yang terkenal lewat lagu Resesi dan Problema Malam Minggu.

Ken Dedes didirikan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1976 dengan personel awal 5 orang, yaitu Titiek Nur, Ken Zuraida (almh), Evy Martha (almh), Rieza Anggoman (almh) dan Herlina Effendy.

Album perdananya berjudul Wajah Menggoda yang dirilis pada tahun 1978. Album tersebut sukses besar di pasaran dan mengangkat nama Kendedes sebagai grup dangdut wanita terlaris.

Lalu, sejak tahun 1979 ada penambahan beberapa personel seperti Luhpaterat Hitam, Senny Angelina, Budiah Putih, Ayu Maria (almh) dan lain lain.

Persyaratan utama untuk menjadi personel Kendedes adalah harus bisa memainkan minimal dua alat musik dan tentunya juga harus bisa bernyanyi dengan baik. Grup ini baru saja menyatakan akan kembali eksis. Diawali dengan tampil di acara Aku Indonesia pada 20 Agustus 2017 lalu di TVRI.

Sementara itu Fenty Nur yang dikonfirmasi POSBERITAKOTA, membenarkan kalau ibundanya menderita sakit cukup lama. Bahkan beberapa tahun lalu, bau saja sembuh dari stroke.

“Mohon doanya dan minta dimaafkan atas kekhilafan almarhuma,” ucap Fenty, pewaris OM Ken Dedes. ■ Red/Ang/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here