Sosialisasi 4 Pilar, BANG DAILAMI : Kejelasan Komitmen Harus Diaplikasikan dalam Bermasyarakat

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Tema berjudul ‘Membentuk Karakter yang Berjiwa Pancasilais, Mandiri dan Inovatif dengan Berasaskan Ilmu serta Agama’ diangkat Prof Dr H Dailami Firdaus, anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta atau yang biasa disapa Bang Dailami dalam kegiatan Sosialisasi 4 kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, 4 Pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI adalah sebuah kejelasan komitmen yang harus diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Dan, pada gilirannya untuk menangkal segala permasalahan yang terjadi agar dapat teratasi dan tidak menimbulkan gejolak-gejolak lainnya. Terutama dalam era globalisasi saat ini.

Ditegaskan Bang Dailami, bagi kaum muda saat ini, tantangan dan perjuangan angkatan muda sekarang jelas sangat jauh berbeda dengan pemuda-pemuda masa lalu. “Dahulu semua berperang mengangkat senjata. Berbeda dengan kondisi saat ini, dalam era perkembangan teknologi dan media yang begitu dahsyat, jelas itu menjadi kondisi yang bisa merugikan bila kita tidak bisa mengunakan dengan arif dan bijak, kemudian menjadikan musuh tidak nyata dan yang paling berbahaya,” tegasnya pada POSBERITAKOTA.

Senator asal DKI Jakarta, meminta para pemuda harus merevitalisasi nilai-nilai Pancasila untuk membendung arus globalisasi yang lebih banyak membawa dampak negatif.

“Selain itu, para pemuda juga harus mampu tampil sebagai kreator dan inovator agar dapat bersaing dengan cerdas tanpa menghilangkan identitas nilai-nilai luhur bangsa,” ujar Bang Dailami didepan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam As Syafi’iyah (UIA) Jakarta.

Menurut pandangan Bang Dailami lebih lanjut, kepribadian bangsa harus lebih diperkuat dalam mengiringi era globalisasi. “Dan, kemajuan teknologi jangan sampai menghilangkan kepribadian dan jati diri bangsa Indonesia baik dalam politik, ekonomi maupun budaya. Hal yang paling penting, kita sebagai bangsa harus selalu berpegang teguh kepada ajaran-ajaran agama dan menjadi insan Tuhan seutuhnya, sebagaimana pengamalan sila Ketuhanan Yang Maha Esa,” ucap dia.

Menutup pemaparannya, Bang Dailami menghimbau dan sekaligus mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama para mahasiswa agar memiliki mentalitas yang kreatif dan inovatif untuk masa depan bangsa yang lebih baik, lebih sejahtera dan bermartabat. Hal itu, sesuai dengan pengamalan sila ke-5 yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. ■ Red/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here