Hadapi PKI Bangkit, HAMZAH TUN MR SH : FB Laskar Merah Putih Siap jadi Garda Terdepan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □   Issue seksi indikasi bangkitnya paham komunisme di Indonesia, terus bergulir dalam kehidupan masyarakat luas. Bahkan selalu menjadi perbincangan hangat. Hal serius yang perlu menjadi perhatian yakni adanya ancaman serta penyerangan terhadap kalangan ulama dan rumah ibadah.

Bangsa dan negara tercinta ini (Republik Indonesia) yang sudah merdeka selama 72 tahun, karena kekuatan atau yang sudah dilandasi kuat 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI), tak boleh runtuh oleh rongrongan paham komunisme.

Ketua Umum Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB LMP), Hamzah Tun MR SH alias Jhon Gayo, mengaku siap menjadi ‘garda terdepan‘ jika harus menghadapi bangkitnya paham komunisme atau Partai Komunis Indonesia (PKI). Sampai kapanpun, negeri atau bangsa tercinta Indonesia ini, harus tetap berlandaskan ideologi Pancasila.

“Karena itu, FB LMP minta agar Pemerintah semakin serius dan fokus melakukan langkah antisipasi. Harus bergerak cepat dan jangan lemah di dalam melakukan kontrol terhadap issue-issue yang berkembang di masyarakat,” desak Hamzah Tun MR SH kepada POSBERITAKOTA, Rabu (28/2).

Dalam visi dan missi dari keberadaan FB LMP, kata Hamzah, siap menghancurkan pemahaman-pemahaman yang tidak benar atau bertentangan dengan ideologi Pancasila. Termasuk apabila ada pihak-pihak yang mencoba merubah, mengganti serta memecahbelah  Pancasila,UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Keempat Pilar Kebangsaan itu, jelas sudah harga mati, terutama bagi keberlangsungan bangsa dan negara tercinta Republik Indonesia,” papar dia lagi.

Pada bagian lain, FB LMP meminta agar Pemerintah RI dibawah duet kepemimpinan Jokowi-JK, juga jangan terlalu terlena melakukan pembangunan fisik semata, seperti insfrastrukrur di mana-mana. Perlu ada keseimbangan dengan melakukan penguatan di dalam membangun karakter, mental serta spiritual masyarakat.

“Pokoknya, jangan lengah. Jika sebuah negara Indonesia ini diibaratkan sebuah anatomi tubuh manusia. Jangan cuma cantik di wajah, body ideal maupun kekar berotot supaya terlihak kuat. Fungsi jantung, otak, hati dan lainnya perlu juga diseimbangkan,” tutur dia.

Pada bagian akhir, Hamzah Tun MR SH, menyebut bahwa peran serta dari masyarakat luas juga sangat dibutuhkan. “Tidak bisa tidak! Pemerintah pun harus mau mendengar aspirasi atau peka terhadap apa yang terjadi atau berkembang di masyarakat luas,” pungkasnya. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here