Ajak Rider MotoGP, DOVIZIOSO Bilang Ayo Beri Tekanan ke Marquez

WINA (POSBERITAKOTA) □ Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengharapkan para rider MotoGP lain yang memberikan tekanan kepada Marc Marquez (Honda Repsol/Spanyol), pada lanjutan balap motor MotoGP seri GP Austria, di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akhir pekan ini.

Menurut Dovizioso, tekanan itu penting agar Marquez tak melenggang sendirian di klasemen MotoGP. Marquez terus memuncaki klasemen sementara dengan meninggalkan 49 poin dari peringkat kedua Valentino Rossi (Yamaha Movistar/Italia) .

Sejak balapan paruh kedua MotoGP dimulai di GP Republik Ceko, Marquez secara terang-terangan menyebut dirinya akan berjuang demi podium kemenangan di setiap seri. Namun, jika itu tidak berhasil, dia mencoba bermain aman demi mengamankan poin.

Jelang balapan seri ke-11 GP Austria, Marquez kemungkinan akan melakukan hal yang sama jika situasinya tidak membantunya untuk meraih kemenangan. Ini lantaran Sirkuit Red Bull Ring bukan menjadi trek favorit Honda.

Di dua tahun terakhir lomba GP Austria, pembalap Ducati selalu keluar sebagai pemenang, yakni Andrea Iannone (2016) dan Dovizioso (2017). “Saya mengharapkan lebih banyak motor di dekatnya, Marc sangat kuat. Tahun lalu dia memainkan balapan yang hebat hingga di tikungan terakhir, tapi dia saat itu tidak memiliki mesin yang bagus ketimbang sekarang,” kata Dovi seperti dilansir Crash.

Baca Juga:  Jelang Tes Pramusim, MARQUEZ Siap Tampil di MotoGP 2019 Sepang

Kendati demikian, lanjut Dovizioso, penampilan Marquez tidak bisa diprediksi. Marquez kadang sering mampu membalikan fakta, mampu naik podium pertama di trek yang bukan favoritnya. Hal itu pernah ditunjukkan saat meraih podium pertama di Sirkuit Sachsenring, Jerman.

Menanggapi hal tersebut, Dovi, mengatakan bahwa tahun lalu Tim Ducati tiba dengan sejumlah keraguan. Sekarang situasinya bertolak belakang dan tujuan tahun ini, yakni menyelesaikan setiap balapan hingga akhir tahun.

“Tujuannya adalah berada di podium. Jika Anda menderita, Anda harus berjuang untuk berada di podium. Jika Anda bisa menyerang, Anda harus menang. Di situlah Anda harus mengelola tekanan,” tekad Dovi. □ Red/SAL/GOES

Beri Tanggapan