Pelayanan Idul Adha, ANIES Sebar 852 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melepas sebanyak 852 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah. Hingga Selasa siang petugas menemukan puluhan ekor kambing, domba, sapi, ataupun kerbau dalam keadaan sakit.

Para petugas tersebut memastikan hewan-hewan kurban dalam kondisi sehat, tidak cacat dan cukup umur untuk diqurbankan. Selain itu, mereka memastikan tata cara pemotongan hewan qurban dilakukan dengan baik dan benar, serta sesuai syariat agama Islam.

“Prosesi pemotongan hewan kurban harus memenuhi semua ketentuan, baik dari sisi kesehatan hingga mesti sesuai syariat agama,” ujar Anies di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (21/8).

Anies juga mengingatkan para petugas untuk betul-betul mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya proses yang benar dengan memperhatikan faktor higienis serta sanitasi.

“Kalau ada hewan qurban yang sakit harus dipisahkan dan tidak boleh dijual,” kata Anies sambil menambahkan tahun ini diperkirakan terdapat 3.902 lokasi pemotongan hewan qurban di Jakarta. Sementara, jumlah hewan qurban diperkirakan mencapai 60.000 ekor.

Baca Juga:  Paslon Basuki-Djarot Didukung Buruh Se-Jakarta

Setelah melakukan pengecekan sementara di sebagian besar lokasi penjualan hewan qurban, petugas tidak banyak menemukan ternak sakit. Contohnya di wilayah Jakarta Utara, petugas hanya menemukan 11 ekor yang sakit. Digabung dengan beberapa wilayah lainnya jumlah hewan yang tak layak potong pada hari H, cuma berkisar puluhan ekor.

Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara, Rita Nirmala, menjelaskan petugasnya hanya menemukan belasan ekor hewan yang sakit.

“Itupun sakitnya tergolong ringan seperti sakit mata, diare, maupun kelelahan,” kata Rita sambil menambahkan petugasnya akan terus dikerahkan pada Hari Raya Idul Adha yang merupakan puncaknya pemotongan hewan ternak. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan