Berantas Kenakalan Remaja, BUDAYA GEMAR BACA Digelar di Johar Baru

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Di dalam Peta Kawasan Konflik Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015, Johar Baru merupakan salah wilayah kecamatan yang masuk daftar tersebut. Rawannya konflik di Johar Baru sebagai akibat dari masalah sosial yang seringkali terjadi seperti tawuran, kenakalan remaja, seks bebas, narkoba, dan permasalahan sosial lainnya.

Menyikapi permasalahan yang seringkali terjadi di Johar Baru, Pemprov DKI Jakarta telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 10 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Penyelesaian Masalah Sosial di Kecamatan Johar Baru.

Hal itu sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut dengan dukungan penuh dari para SKPD/UKPD terkait, salah satunya adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Seksi (Kasi) Perpustakaan dari Sudin Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Pusat, Tanwil S Sos MSi, menjelaskan untuk itulah pihaknya menggelar budaya gemar membawa di Johar Baru.

“Melalui Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat, kegiatan pemberdayaan ini diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan pembudayaan gemar baca dengan memberdayakan para pemuda Johar Baru,” ujar Tanwil, Kamis (1/11).

Kegiatan yang digelar tiap pekan sudah dimulai pada Kamis tanggal 25 Oktober lalu. “Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sudin Pusip Jakarta Pusat tersebut setidaknya ada empat narasumber yang merupakan para pakar di bidangnya masing-masing meliputi pemahaman, pengetahuan, dan pembekalan terutama mengenai kenakalan remaja (tawuran), seks bebas, penyikapan berita hoax yang marak terjadi serta narkoba,” kata Tanwil.

Kegiatan ini juga dilaksanakan pada tanggal 1, 8, dan 15 November 2018 di Aula Masjid Al-Jihad, Johar Baru dengan total peserta yang akan terlibat sebanyak 400 orang peserta dari SMP dan SMA baik negeri maupun Swasta se-Johar Baru.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman, pengetahuan dan upaya pencegahan bagi generasi muda untuk tidak terlibat dalam kenakalan remaja seperti tersebut di atas,” jelasnya. Narasumber juga mengarahkan mereka dalam menyikapi berita hoax yang saat ini lagi viral di media sosial.

Pada kesempatan ini pula, kata Tanwil, pihaknya memberikan apresiasi kepada pengelola perpustakaan masyarakat terbaik dan kepada anggota perpustakaan umum kota yang peminjam buku terbanyak pada 2 tahun terakhir 2017-2018.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh UKPD yang telah membantu terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Kasudin Pendidikan Wilayah 2, Kepala UPT Bus Sekolah, Camat Johar, Lurah Johar Baru, Lurah Tanah Tinggi dan para pihak terkait lainnya,” pungkasnya. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here