Kitab Suci Itu Fiksi, ROCKY GERUNG Tegaskan Sebagai Pernyataan Ilmiah

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Atas laporan Abu Janda yang menuduh sebagai penista agama, Rocky Gerung harus menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, kemarin. Ia pun memenuhi panggilan penyidik dengan gentlemen, meski akhirnya diperbolehkan pulang.

Usai menjalani pemeriksaan, pria yang dikenal sebagai mantan dosen ilmu filsafat di Universitas Indonesia (UI) tersebut, langsung dicegat awak media untuk memberikan keterangan. Termasuk terkait materi pemeriksaan yang dihadapi.

Rocky menegaskan bahwa apa yang disampaikan tentang kitab suci itu fiksi merupakan sebuah pernyataan ilmiah. Jadi, bukan penistaan agama.

“Yang saya sampaikan tentang kitab suci itu fiksi, jelas merupakan hal yang ilmiah. Nah, jika sesuatu yang ilmiah, ya harus diuji di kampus-kampus secara akademis. Bukannya di ranah hukum,” ucap dia.

Namun saat ditanya kemungkinan dirinya melaporkan balik Abu Janda, Rocky Gerung awalnya cuma membalas dengan senyum. “Tak mungkin saya melaporkan balik tempurung,” sindir balik Abu Janda, usai keluar dari ruang penyidik Mapolda Metro Jaya.

Sedangkan Romo Frans Magnes Suseno selaku Rohaniawan Katolik, ikut memberikan komentar terkait pernyataan Rocky Gerung yang menyebut kitab suci itu fiksi. Menurutnya, sedikit pun tidak bisa disebut sebagai penista agama.

“Tidak ada kitab suci agama tertentu yang disebut Rocky Gerung. Sebab, fiksi bisa berarti sesuatu yang belum terjadi. Tapi, bisa terjadi di masa yang akan datang. Berbeda apabila disebutkan fiktif. Saya kira itu bukan pernyataan penistaan agama,” ujar Romo Frans Magnes Suseno. ■ RED/SDON/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here