Penjualan Saham Pabrik Bir Ditolak, GEDUNG DPRD DKI Kembali Digeruduk Demonstran

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Lembaga DPRD DKI Jakarta kembali digeruduk massa demontrasi yang mendukung rencana Gubernur Anies Baswedan menjual saham pabrik bir. Massa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jabodetabek menuding oknum Dewan yang menolak rencana tersebut diduga memang suka mabuk dalam kesehariannya.

Puluhan massa menggelar orasi di depan gedung DPRD DKI Jakarta Jl Raya Kebon Sirih, Jakarta Pusat. “Para anggota Dewan yang menolak penjualan saham PT Delta Jakarta adalah mereka yang doyan mabuk dan maksiat,” teriak salah satu kordinator di atas mobil, Selasa (19/3).

Ketua FSLDK Mujahid, Robbani Sholahudin, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kebijakan Anies yang akan menjual saham bir untuk keperluan dan kemaslahatan warga Jakarta.

“Saya rasa, Jakarta lebih butuh air bersih dibanding air beralkohol. Tapi anehnya kenapa sejumlah anggota Dewan yang terhormat justru menolak penjualan saham di pabrik miras tersebut,” ujar Mujahid dalam orasinya.

Menurutnya, janji Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu yang ingin merjual saham perusahaan tersebut hingga kini belum juga terealisasi lantaran oleh sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta. Total saham tercatat yang dimiliki Pemprov DKI di Delta sebesar 26,25 persen yang jika Pemprov menjual saham tersebut, Pemprov akan mendapat Rp 1,2 triliun.

Baca Juga:  Tutup Raker Kesda 2019, ANIES Minta Layanan Kesehatan di DKI Setara Ibukota Negara G-20

“Padahal, dengan uang Rp 1,2 triliun hasil penjualan saham tersebut, Pemprov dapat membangun sebanyak 100 ribu jaringan pipa air bersih, membangun lebih dari 100 sekolah,” tegasnya.

Oleh karenanya, FSLDK sebagai bagian dari wadah aspirasi pemuda Islam di DKI Jakarta, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut.

“Pertama, mendesak Gubernur Anies segera menjual saham milik PT Delta Djakarta Tbk yang memproduksi bir merek Anker karena bir adalah haram bagi umat Islam. Kedua, mendesak DPRD DKI Jakarta untuk segera menyetujui penjualan saham tersebut. Ketiga, kami pun menolak caleg-caleg dari parpol di DPRD DKI Jakarta yang menolak penjualan saham bir,” tandasnya. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan