Saat Arus Balik Lebaran, KABUPATEN CILACAP Sempat Geger Diguncang Gempa 5.7 SR

CILACAP (POSBERITAKOTA) – Ditengah aktifitas arus balik Lebaran, Cilacap (Jawa Tengah) sebagai kabupaten yang berbatasan dengan provinsi Jawa Barat, dilanda guncangan gempa berkekuatan 5.7 SR, Minggu (9/6) sore. Untungnya, seperti dijelaskan pihak BMKG, tak berpotensi terjadinya Tsunami.

Meski guncangan sempat dirasakan warga Kabupaten Cilacap, tapi tak menimbulkan kepanikan. Guncangan terjadi hanya beberapa detik. Karenanya, tak berpotensi pula menimbulkan kerusakan, baik rumah, gedung atau fasilitas lain.

Seperti dilaporkan koresponden POSBERITAKOTA yang tinggal di Kabupaten Cilacap, kejadian gempa begitu cepat. Masyarakat tak seluruhnya ikut merasakan. Mereka sempat keluar rumah dan bertanya apa benar telah terjadi gempa.

Sementara warga masyarakat yang tengah mendatangi Pantai Widarapayung di wilayah Kabupaten Cilacap, sempat buru-buru meninggalkan objek wisata paling favorit tersebut. Mereka takut jika tiba-tiba terjadi Tsunami. Apalagi waktunya sore hari, di mana pengunjung sedang ramai-ramainya.

Baca Juga:  Deddy Mizwar Siap Maju jadi Gubernur Jabar

“Sempat geger karena kejadian gempa bumi. Namun pihak pengelola minta supaya pengunjung secepatnya meninggalkan pinggir pantai,” ujar Suryati kepada POSBERITAKOTA.

Dari data yang diperoleh, gempa bumi 5.7 SR terjadi pada Minggu 9 Juni 2019 sekitar pukul 16.32 WIB. Sedang kejadiannya berada pada titik koordinat 8.51 Lintang Selatan (LS) dan 108.86 Bujur Timur (BT). Pusatnya berada pada 88 km Barat Daya Cilacap, Jateng.

Pihak BMKG menjelaskan bahwa kedalaman gempa bumi di Cilacap berada di kedalamam 10 km dan tidak berpotensi tsunami. Selain itu guncangan gempa juga dirasakan di sekitar Pangandaran, Ciamis III MMI, Bandung II MMI, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupate Garut serta Kabupaten Sukabumi I – II MMI. ■ RED/CONIE/GOES

Beri Tanggapan