Impian Gubernur Anies Terancam Kandas, DEWAN JAKARTA Tolak Penjualan Saham Pabrik Bir

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjual saham di pabrik bir PT Delta Djakarta Tbk tampaknya akan kandas di tengah jalan. Pasalnya surat permohonan persetujuan yang sudah lebih dari setahun dikirim ke DPRD namun hingga saat ini belum juga dapat balasan dari wakil rakyat.

Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP-BUMD) DKI Jakarta, Riyadi membenarkan bahwa Gubernur Anies sudah lebih dari setahun berkirim surat ke pimpinan DPRD namun hingga kini belum ada jawaban.

“Gubernur sudah berkirim surat ke Dewan dulu kan sudah dua kali. Surat pertama itu pada Mei 2018. Kemudian disusul surat kedua pada Januari 2019, namun belum ada balasan,” kata Riyadi di Balaikota, Jumat (21/6). Surat ditujukan kepada Ketua DPRD Prasetio Edimarsudi.

Jadi, sudah 13 bulan, surat permohonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk belum juga direspon para wakil rakyat di Kebon Sirih. Rencana Anies uang penjualan saham bir tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur di ibukota, seperti memasang pipa air bersih dan pembangunan sejumlah gedung sekolah.

Sudah lebih dari setahun, surat tersebut tak kunjung dibalas oleh Prasetio ini menunjukkan bahwa lembaga Dewan menolak keinginan Anues. Dengan adanya penolakan tersebut, Riyadi mengaku bakal terus berkomunikasi dengan para politisi tersebut. “Kami lagi komunikasi informal dengan Dewan untuk minta dibahas,” ujar Riyadi.

Seperti diketahui, PT Delta Djakarta Tbk memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional, antara lain bir merek Anker, Stout, San Miguel, dan Carlsberg. Pemprov DKI memiliki saham di perusahaan itu sejak tahun 1970 sebesar 26,25 persen. Jika seluruh saham tersebut dijual, maka Pemprov DKI akan mendapatkan uang sekitar Rp 1,2 triliun. ■ RED/JOKO/S

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here