Bek Muda Asal Belanda, MATTHIJS DE LIGT Tandatangani Kontrak ke Juventus

TURIN (POSBERITAKOTA) – Kepindahan pemain bintang Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt ke klub raksasa Italia Juventus untuk kompetisi Seri A musim ini, menjadi hal yang menarik bagi sejarah kedua klub elite di daratan Eropa tersebut.

Bek muda asal Belanda tersebut, sudah resmi menandatangani kontrak lima tahun bersama klub raksasa Italia, dengan jumlah transfer mencapai 75 juta euro plus bonus (10,5 juta euro) yang membuatnya total menerima 85,5 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun.

De Ligt sendiri sudah menjalani test medis di Turin pada Rabu (17/7) dan mendapat nilai positif. Bek jebolan akademi Ajax itu jadi satu-satunya pemain top yang dibeli Juventus dengan mahar tinggi musim ini.

Kehadiran de Ligt menambah amunisi Juventus pada musim ini, dimana sebelumnya mereka telah memboyong dua gelandang top, yaitu Aaron Ramsey (Arsenal) dan Adrien Rabiot (Paris Saint Germain) secara gratis.

De Ligt adalah bek muda potensial yang mencuri perhatian dunia berkat performa apik bersama Ajax Amsterdam dan timnas Belanda. Pemain 19 tahun itu digadang bakal menjadi salah satu bek terbaik dunia di masa mendatang.

Bukan tanpa alasan Juventus memboyong De Ligt ke Kota Turin, mengigat pemain ini punya potensi menjadi satu di antara bek terbaik di dunia.

Kepindahan De Ligt ke Juventus, sekaligus mengakhiri persaingan klub-klub elite Eropa dalam mendapatkan bek muda tangguh tersebut. Setidaknya empat klub seperti Manchester United, Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Manchester City, kini harus gigit jari atas bergabungnya De Ligt ke Juventus.

De Ligt bukan pemain Ajax pertama yang hengkang ke Juventus. Ajax dan Juve memang memiliki sejarah panjang. Namun, dalam urusan transfer pemain, terhitung hanya ada lima pemain Ajax yang hengkang ke Juventus sebelum Matthijs de Ligt.

Baca Juga:  Tandatangani MoU dengan BAZNAS, NIGERIA Belajar Pengelolaan Zakat dari Indonesia

Masih ingat nama-nama macam Edgar Davids dan Zlatan Ibrahimovic. Dua pemain bintang Juventus, yang sebelumnya pernah membela Ajax. Edgar Davids tidak langsung pindah dari Ajax ke Juventus, sebelumnya dia sempat bermain satu musim bersama AC Milan.

Davids justru kariernya cemerlang bersama Si Nyonya Tua, dia menghabiskan tujuh musim dan memenangkan tiga gelar Serie A.

Sementara Zlatan Ibrahimovic dipinang Juventus pada musim panas 2004 senilai 15 juta euro. Juventus merupakan langkah awal dari kebintangan pemain asal Swedia itu. Selama bersama Juventus, Ibrahimovic tampil sebanyak 92 pertandingan dan menyumbang 26 gol.

Sebelumnya juga ada penjaga gawang Edwin van der Sar yang berkostum Juve pada 1999, Van der Sar merupakan pionir pemain Ajax yang hengkang ke Juventus. Namun Van der Sar tidak terlalu mendapatkan banyak kesempatan karena harus bersaing dengan Gianluigi Buffon saat itu.

Van der Sar hanya bertahan selama dua musim sebelum akhirnya dilepas ke Fulham dan akhirnya mendarat di Manchester United, yang melambungkan namanya.
Kemudian ada Zdenek Grygera, pemain asal Ceko ini pindah dari Ajax ke Juventus di usia 27 tahun pada 2007 silam.

Ia didatangkan Juventus secara gratis karena kontraknya bersama De Godenzonen sudah habis. Pemain yang menempati posisis bek sayap kanan tampil di 114 pertandingan dan mencetak tiga gol selama tiga musim bersama Juve.

Setelah itu ada Sunday Oliseh, namun pemain asal Nigeria ini hanya bertahan selama semusim bersama Juventus setelah dibeli dari Ajax seharga 10 juta euro pada 1999. Oliseh hanya tampil dalam 19 pertandingan di semua ajang, delapan diantara di Serie A, sebelum akhirnya dilego Juventus ke Borussia Dortmund dengan harga 7 juta euro pada awal tahun 2000. โ–  RED/KOJAL/GOES

Beri Tanggapan