Dikenal Sebagai Putri Tertua, RAGHAD ‘SADDAM HUSEEIN’ Mulai Tertarik & Siap Terjun ke Dunia Politik di Irak

DUBAI (POSBERITAKOTA) – Ingat negara Irak, pasti ingat Saddam Hussein. Salah satu Presiden pemberani dengan kekuasaannya yang disebut-sebut sebagai ‘ditaktor’ dan nekad menentang negara adi kuasa, Amerika Serikat. Meski akhirnya bernasib tragis, pernah jadi tawanan politik dan kemudian dihukum mati.

Setelah lebih dari seperempat abad (25 tahun) ‘kejatuhan’ Saddam Hussein, baru sekarang dari garis keluarganya yang mau mencoba kembali berkiprah di dunia politik. Siapa dia? Putri tertuanya, RaghadSaddam Hussein‘, sudah secara terbuka punya minat besar untuk terjun ke dunia politik di Irak.

Bahkan, melalui program khusus di TV Irak yakni ‘Al Arabiya‘ beberapa hari ini, Raghad berbicara terkait hubungannya dengan sang ayah (Saddam Hussein-almarhum) dan pandangannya tentang politik di Irak baru-baru ini.

Tak ada yang ingin ditutup-tutupi terkait minat dan keinginannya tersebut. “Segalanya sangat mungkin!” Begitu ucap Raghad manakala menjawab pertanyaan reporter TV dan ngomong soal kemungkinannya berperan yang lebih langsung di politik Irak saat ini.

Pada sisi lain melalui kesempatan wawancara tersebut, Raghad juga sangat mengecam terhadap ikut campur tangan Iran di wilayah tersebut. Bahkan berani menyebut bahwa Iran telah melanggar Irak, setelah tidak adanya kekuatan nyata.

Sosok Raghad terlahir di tahun 1967. Berarti sudah memasuki ke-54 tahun, usia yang sangat matang untuk terjun ke dunia politik. Ia merupakan putri tertua dari Saddam Hussein. Sempat meninggalkan Irak dan menetap di Yordania pada tahun 2003 silam, begitu ada invasi Amerika Serikat (AS).

Perlu dicatat bahwa Raghad juga ikut mengatur pembelaan hukum terhadap ayahnya. Tentu selama persidangan yang menyebabkan ayahnya (Saddam Hussein) dieksekusi hukuman mati. ■ RED/THONIE AG/EDITOR : GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here