PosBeritaKota.com
Entertainment

Biar Aman dari Penularan COVID-19, YUNNI SHARA Kepengen Buru-buru Disuntik Vaksin

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Terinspirasi membaca tulisan tentang Ratu Inggris Elizabet II yang menggaungkan tentang pentingnya vaksin COVID-19, penyanyi Yunni Shara pun mengaku sangat setuju. Sebab, katanya, dengan mendapat vaksin, sama halnya juga ikut memikirkan keselamatan jiwa orang lain.

“Iya, saya setuju, penularan virus Corona (COVID-19), begitu membahayakan. Bukan cuma buat diri kita, tapi juga buat orang lain. Makanya, ayo kita sama-sama mengikuti vaksin,” ucap penyanyi spesialis tembang-tembang lawas itu saat dihubungi POSBERITAKOTA, Sabtu (27/2/2021) siang.

Diharapkan pelantun tembang hits ‘Mengapa Tiada Maaf‘ bahwa masyarakat luas sebaiknya jangan antipati terhadap pemberian vaksin anti virus Corona. Sebab, ampul vaksin COVID-19 tersebut, bisa melindungi diri kita, keluarga dan orang lain. Apalagi, faktanya sudah hampir 12 bulan lamanya, di Indonesia berkutat melawan pandemi.

“Jika harus sekarang, saya siap divaksinasi. Bukan apa-apa ya, saya dan keluarga, sampai sejauh ini masih was-was atau takut terpapar COVID-19,” tegas kakak kandung dari Diva Pop Indonesia, Krisdayanti, itu lagi.

Melihat upaya Pemerintah yang sudah memulai pemberian vaksin COVID-19, menurut pemilik nama asli Wahyu Setyaning Budi, jelas patut diberi apresiasi. Apalagi sudah dilakukan dan diberikan kepada petugas medis (kesehatan) dan petugas pelayanan publik. Tahapannya sudah sangat pas.

“Oleh karena itu, kita sebagai anggota masyarakat, juga harus siap. Pemberian vaksin anti COVID-19, jelas merupakan upaya Pemerintah di dalam melindungi masyarakat Indonesia,” pungkas Yunni, serius. ■ RED/GOES

Related posts

Dua Tahun Bangun Chemistry, PANGLIMA LANGIT & RATNA LISTY Makin Eksis di Dunia Pengobatan Spiritual

Redaksi Posberitakota

Gabung di I Ki Indonesia Kita, 70 MUSISI & VOKALIS Lintas Genre Bikin Album Kebersamaan

Redaksi Posberitakota

Masih Kuliah Butuh Pengawasan, YEYEN LIDYA & ANGEL MELINDA Akrab Ditengah Masa Pandemi

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment