Soal Saham Produsen Angker Bir, WAGUB ARIZA Bilang Pemprov DKI Niat Mau Lepas tapi Harus Disetujui DPRD

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Saat ini ditengah masyarakat mencuat polemik terkait keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Penyebabnya, karena Perpres tersebut mengizinkan investasi minuman beralkohol atau minuman keras yang terbuat dari anggur.

Padahal, sebelumnya minuman keras tersebut masuk dalam bidang usaha Daftar Negatif Investasi (DNI). Terkait dengan hal itu, kemudian sejumlah pihak kembali mempertanyakan keberadaan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk, produsen bir merek Anker. Ada sekitar 26,25% saham Pemprov DKI di perusahan tersebut. Sedangkan saham mayoritas dimiliki oleh San Miguel Malaysia Pte Ltd dan sisanya saham publik 15,41%

Dari polemik yang berkembang dan munculnya banyak pertanyaan kepada Pemprov DKI, Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria (Ariza) pun angkat bicara untuk memberikan tanggapan sebagai bentuk klarifikasi. Ditegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah berusaha untuk melepas saham dari perusahaan tersebut kepada publik. Tentu sesuai dengan janji kampanye Anies-Sandiaga Uno pada Pilkada Serentak 2017 silam.

“Untuk saham Pemprov DKI yang ada di PT Delta tersebut, memang sedang kita upayakan. Kita akan jual kembali. Kenapa? Karena itu menjadi bagian dari visi dan misi, janji kampanye Anies-Sandi,” tegas Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3/2021).

Hanya saja, diterangkan Ariza lebih lanjut bahwa untuk melepaskan saham milik Pemprov DKI Jakarta dari perusahaan tersebut, jelas membutuhkan proses dan tahapan. Terlebih lagi, tambah dia, penjualan saham tersebut harus lebih dulu mendapatkan persetujuan DPRD DKI Jakarta.

“Jadi memang harus mendapat persetujuan dari DPRD Provinsi DKI Jakarta. Dan, kami terus mengajukan dan meminta agar mendapatkan dukungan dari teman-teman di DPRD supaya menyetujui apa yang ingin kami lakukan terkait penjualan saham PT Delta itu,” papar Wagub DKI.

Oleh karenanya, Ariza meminta sekaligus berharap DPRD DKI Jakarta segera memberikan respons terhadap upaya Pemprov DKI untuk menjual saham di PT Delta. Apabila DPRD sudah setuju, pihak Pemprov DKI Jakarta pun akan langsung mengeksekusinya.

“Pada prinsipnya, kami sudah sepakat di eksekutif bakal menjual saham tersebut kepada publik. Jadi, ya silakan. Namun begitu, tetap harus mendapatkan persetujuan dari teman-teman DPRD. Jadi, tentunya kami masih akan menunggu respons teman-teman di DPRD DKI,” tutup Ariza,menerangkan. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here