PosBeritaKota.com
Megapolitan

Angka COVID-19 Makin Meroket, TIM KEBALEN TANGGAP BENCANA Semprotkan Cairan Desinfektan di Wilayah RW 025 VGH Bekasi

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Angka kasus positif atau terpapar COVID-19 semakin meroket (naik drastis-red) di mana-mana. Bahkan hampir merata di sejumlah daerah di Tanah Air. Termasuk yang menimpa wilayah Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat saat ini. Jika bicara kondisinya, tentu sangat mengkhawatirkan karena dapat mencuatkan trauma psikis bagi warga masyarakat luas.

Demi konsistensi menjalankan upaya pencegahan terhadap masifnya penularan COVID-19 yang meningkat secara signifikan beberapa waktu belakangan ini, Tim Kabalen Tanggap Bencana (KTB) semakin gencar beraksi menyentuh kantung-kantung wilayah yang ada. Cairan ‘Desinfektan‘ pun disemprotkan agar dapat meminimalisir penyebarannya, khusus di wilayah RW 025 Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Pintu Timur, Kebalen, Babelan, Bekasi.

Seperti dikatakan Yuli Santara selaku Ketua KTB, di wilayah Kelurahan Kebalen yang memiliki 29 RW, sudah hampir keseluruhan mendapat penyemprotan massal cairan ‘Desinfektan‘. Jika sebelumnya menyentuh jalur luar, kini menyentuh wilayah-wilayah RW yang berada dijalur dalam, seperti di Perumahan VGH Pintu Timur, Kabalen, Babelan, Bekasi.

“Hari ini kami dari Tim KTB menyambangi wilayah RW 025. Harapannya dari ke-17 RT yang ada, bisa merata disemprot cairan Desinfektan,” tambah Yuli saat ditemui ditengah rehat makan siang di Pos RW 025, Minggu (27/6/2021).

Menurutnya lagi KTB ini merupakan program 3 Pilar. Baik itu Kelurahan, Binmaspol maupun Babinsa wilayah Kebalen, Babelan, Bekasi. “Penyemprotan cairan Desinfektan, juga atas permintaan para Ketua-Ketua RW di wilayah Kelurahan Kebalen. Jadi antara Kelurahan, Bimaspol dan Babinsa merespon secara cepat, apalagi terkait angka kasus positif COVID-19 yang semakin meninggi,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Aiptu Mislan selaku Binmaspol Kelurahan Kebalen. Ia bilang tak bisa dipungkiri bahwa meroketnya kasus COVID-19, mengharuskan warga masyarakat waspada. Prokes 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan) tidak boleh diabaikan. Termasuk harus menghindari kerumunan dan mobilitas di luar rumah.

“Kalau disinggung soal tertib atau disiplin masyarakat dan kepatuhan, ya 50 : 50. Kayak paku aja, begitu diketok, baru deh sadar akan bahaya pandemi COVID-19,” jelasnya kepada POSBERITAKOTA, Minggu (27/6/2021) siang.

Sementara itu Sukoco selaku Plt Ketua RW 025 VGH, mengaku tidak kurang dalam memberikan peringatan kepada seluruh warganya. Harus menghindari kegiatan berkumpulnya warga. Dari catatan pengurus RW 025, kini tidak kurang ada antara 15 sampai 25 warga yang reaktif positif dan harus melakukan isolasi mandiri.

“Saya bersama pengurus terus melakukan edukasi ke warga. Agar kalau keluar rumah, selalu menggunakan masker. Kurangi kumpul-kumpul warga di 17 RT yang ada. Pembuatan spanduk akan bahaya COVID-19 pun, juga sudah dipasang sebagai bentuk sosialisasi ke seluruh warga,” terang Sukoco yang didampingi sekretarisnya, Dirman Diaz dan sejumlah pengurus. Mereka diantaranya Zulkarnaen, Zulkifly, Bagas dan Wagimin selaku Ketua RT 015.

Kembali dikatakan Yuli Santara bahwa armada KTB yang diterjunkan melakukan penyemprotan cairan Desinfektan di wilayah RW 025 VGH antara lain ada Aris Widodo, Zulfi, Ricky, Arya, Danu Sarudin dan Abdillah. □ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Rayakan Hari Ibu, ANIES Ngomong Wanita Manapun Tak Rela Melahirkan Seorang Koruptor

Redaksi Posberitakota

Kunjungi PAN & Demokrat, PKS Mulai Perkenalkan 3 Cawagub ke Fraksi-fraksi

Redaksi Posberitakota

Dana SILPA 2017 Rp 13,1 T, INGGARD Bilang Bukan Kesalahan Annies-Sandi

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment