PosBeritaKota.com
Syiar

DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN, USTADZ HM MAKHTUM MINTA PENGURUS YAYASAN AL-IKHLAS RW 025 VGH KEBALEN PRIORITASKAN TRANSPARANSI KEUANGAN

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Dengan semangat kebersamaan melalui kerja sosial keagamaan, Ketua Umum (Ketum) Yayasan Al-Ikhlas RW 025 VGH Kebalen, Babelan, Bekasi – Ustadz Drs HM Makhtum – meminta pengurus agar memprioritaskan transparansi (keterbukaan-red) dalam hal keuangan. Termasuk dalam melaksanakan kegiatan eksekusi pembangunan masjid, harus melalui azas musyawarah dan mufakat agar semua elemen yang ada di lingkungan ikut berperan serta.

“Sebagai simpul dalam hal keputusan dan ikut memberikan pengarahan serta pembinaan, tentu perlu mendengar banyak pihak. Sebab, Yayasan tidaklah berdiri sendiri, tapi juga harus bisa bersinergi dengan kelembagaan RW, RT-RT dan DKM,” tegas Ustadz Makhtum saat diwawancarai POSBERITAKOTA, Minggu (12/9/2021) sore kemarin.

Melalui keberadaan dan peran Yayasan Al-Ikhlas, baik sebagai lembaga atau organisasi yang sudah berbadan hukum, tentu memiliki landasan kerja yakni adanya Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Jika sudah mengelola kontribusi atau sumbangan swadaya murni warga masyarakat atau dari eksternal (luar), menurut Ustadz Makhtum, tidak bisa tidak bahwa azas transparasi keuangan harus menjadi prioritas.

“Artinya, apa? Warga masyarakat atau publik harus mendapatkan hak informasi secara detail terkait laporan keuangan Yayasan. Baik itu untuk laporan keuangan bulanan secara periodik maupun laporan keuangan tahunan,” tuturnya, lagi.

Ustadz Makhtum lebih jauh juga menegaskan bahwa antara Yayasan dengan lingkungan, memiliki hubungan timbal balik. Sedangkan kuncinya, tambah dia, harus disinergikan melalui komunikasi aktif atau jika perlu difasilitasi lewat forum pertemuan berkala. Baik dengan kelembagaan RW, RT-RT serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) sebagai penanggungjawab operasional masjid yang diperuntukkan bagi sarana ibadah untuk warga masyarakat.

Memaksimalkan peran semua eleman masyarakat, diyakini Ustadz Makhtum lagi, justru bakal menjadi kunci sukses dalam membangun wilayah. Baik yang terkait dengan sarana ibadah (masjid) maupun kehidupan sosial kemasyarakatan yang harmonis. Dan, hal tersebut harus dipahami oleh semua elemen masyarakat yang ada di lingkungan RW 025 VGH Kebalen.

Pada bagian akhir wawancara, ditekankan penceramah di sejumlah masjid wilayah Babelan, Bekasi satu ini, sikap saling koreksi atau saling memberikan masukan konstruktif, juga menjadi keharusan. “Selama itu untuk tujuan mendinamisasikan organisasi (Yayasan), tentu harus diapresiasi positif,” pungkas Ustadz HM Makhtum. □ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Masuk Sepekan, IBADAH PUASA RAMADHAN 1414 H Terasa Lebih Khusyuk & Tenang

Redaksi Posberitakota

Indahnya Silaturahmi Religi dalam Ajang Majelis Dzikir Rutin di Blok AN VGH RW 25 Kebalen

Redaksi Posberitakota

Isi Kajian Tentang Sholat di Masjid Jami Al-Ikhlas RW 025 Bekasi, USTADZ HM MAKHTUM Sebut Posisi Imam Sangat Mulia

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment