PosBeritaKota.com
Megapolitan

Setelah Diuji Lab 34 Kali, KOMISI C DPRD Kritisi Food Station Jual Beras Premium Dibawah Standar Mutu

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Memprihatinkan! Kok, PT Food Station Tjipinang Jaya main seenaknya menjual beras di pasaran dengan standar mutu Premium yang rendah. Hal itu dibuktikan setelah dilakukan uji lab sebanyak 34 kali. Tak ayal kalangan legislator DKJ pun buka suara dengan melontarkan kritik pedas.

Karena itu pula, Anggota Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta Andyka, langsung meminta PT Food Station Tjipinang Jaya untuk menjual beras dengan standar mutu Premium. Bukan seperti beras yang saat ini banyak beredar di pasaran, justru tidak memenuhi kualitas standar yang sesuai.

Selain itu, Andyka mendorong agar mendorong PT Food Station Tjipinang Jaya memperketat kontrol pemenuhan standar beras sebelum diedarkan di pasar. Dengan begitu maka mutu beras yang diterima oleh masyarakat berkualitas premium.

“Harapannya, Food Station kedepan harus lebih profesional terkait pengelolaan beras. Beberapa rekanan yang ingin bermitra persyaratan yang sudah ditentukan tidak ada yang lolos. Kami sebagai mitra kerja BUMD mendapat laporan bahwa telah 34 kali melakukan pengujian, ternyata tidak ada yang lolos satupun terkait pengujian kualitas,” ucap dia, menambahkan.

Pada bagian lain, Andyka sangat menyayangkan terkait beras yang dipasarkan PT Food Station Tjipinang Jaya, ternyata belum mampu memenuhi standar kualitas premium. Oleh karenanya, ia menghimbau agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pangan, mampu berbenah dan menjual produk dengan kualitas terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Makanya, kita meminta profesionalismenya harus dikembalikan jangan seperti kemarin-kemarin. Kenapa? Karena faktor kedekatan secara personal saja kemudian itu yang digandeng sebagai mitra, akhirnya kita bisa melihat kualitas berasnya juga tidak memenuhi standard,” ungkapnya.

Andyka mengaku yakin apabila PT Food Station Tjipinang Jaya mampu memenuhi kualitas beras dengan standar mutu premium, bukan tak mungkin kota lain melirik dan menawarkan kerjasamanya.

“Kita berharap dengan adanya perbaikan, perubahan, Food Station akan menjadi yang lebih baik, lebih bagus, dan bisa berkompetisi dengan BUMD yang lain. Bahkan kami berharap bahwa Food Station ini mampu menyiapkan beras bukan hanya di Jakarta saja tapi juga nasional,” ujar Andyka.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Karyawan Gunarso mengatakan kesiapannya untuk lebih profesional di dalam melaksanakan kontroling kualitas beras pada saat di lapangan.

“Jadi, insya Allah ini bagian dari assesment dan evaluasi yang akan kami lakukan. Mungkin nanti ini masalah profesionalisme pelaksana QC (quality control -red) di lapangan menjadi bagian pembinaan kami di lapangan terkait tata kelola dan proses produksi,” pungkas Gunarso. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Berantas Narkoba di Masyarakat dan LP, DPC GRANAT Bersinergi dengan Sat Narkoba Polres Bogor

Redaksi Posberitakota

Gelar Diskusi, PEMUDA PANCASILA DKI Angkat Tema Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid

Redaksi Posberitakota

Akibat Lonjakan Pandemi COVID-19, FRAKSI GERINDRA Prediksi Anies Bisa Keluarkan Kebijakan ‘Rem Mendadak’

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang