Pandu Program ‘Hafiz Indonesia’, Irfan Hakim Nangis Terus

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Untuk kali ke-5 RCTI menghadirkan program Hafiz Indonesia yang merupakan ajang anak-anak penghafal Alquran, bersama pemandu acara Irfan Hakim. 

Program yang tayang mulai 22 Mei 2017, setiap Senin hingga Jumat pukul 12.00 WIB itu menghadirkan 3 juri yang terdiri dari Syekh Ali Jaber, Abi Amir Faishol dan Kak Nabilah. 

Irfan Hakim mengaku membawakan acara yang selalu membuat bulu kuduk penonton merinding itu. Bahkan nyaris setiap hari selalu menangis. 

“Butuh air mata bergalon-galon setiap syuting Hafiz Indonesia,” kata Irfan sedikit guyon yang ditemui di MNC Studios, MNC Tower, Kebon jeruk, jakarta Barat, Jumat (19/5). “Begitu mengharukannya acara ini. Bahkan, pernah saya mau closing, tapi nggak bisa karena nggak kuat menahan tangis,” tambahnya. 

Dikatakan Irfan, peserta Hafiz Indonesia setiap tahun kualitasnya bertambah. Semakin jauh lebih baik. Dan banyak kejutan-kejutan yang akan membuat pemirsa menahan napas, menangis dan enggan beranjak dari depan televisi. 

Baca Juga:  Nongol Lagi, ANJASMARA Siap Pamer Kualitas Akting di Layar TV

“Ada peserta dari Ternate. Dia dari keluarga yang tidak bisa baca Alquran. Dia belajar membaca  Alquran sendiri, karena orang tuanya nggak bisa baca Alquran. Sangat luar biasa,” cerita Irfan.

Sedang untuk kisah lain, ada peserta yang dilahirkan ibunya secara prematur dan dokter menyatakan anak itu. Tapi, anak itu hidup. Namun, dokter memvonis anak itu akan cacat, tak bisa berjalan serta tak bisa bicara. 

“Saat naik ke panggung dia memang berjalan tertatih-tatih. Tetapi dia bisa bicara, bahkan hafal Alquran,” tutur Irfan. “Di dunia dia jalan tertatih-tatih, tapi nanti saat menyeberangi Jembatan Shiratul Mustaqim, dia akan berlari. Mengalahkan kita,” tambahnya. 

Sementara itu untuk juri baru, Nabila, memuji 18 peserta Hafiz Indonesia. “Pesertanya sangat luar biasa semua. Jadi sulit memberikan penilaiannya. Mereka sudah seperti qory yang hebat. Saya sangat takjub dibuatnya,” ujar wanita yang lahir dan besar di Arab ini.  ■ Red/Ang

Beri Tanggapan