Untuk Menangani Bencana di Sulteng, MACHICHA MOCHTAR Sebut Butuh Waktu Lama

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Bencana gempa bumi dahsyat dan gelombang tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala (Sulawesi Tengah) menyisakan duka yang cukup mendalam. Sebab, korban jiwa yang meregang nyawa, sudah mendekati angka 2000 korban jiwa. Belum lagi kerusakan pemukiman penduduk atau rumah tinggal yang mencapai ribuan unit.

Dalam penanganan bencana nasional tersebut, pedangdut Machicha Mochtar menyebut sangat membutuhkan waktu lama. Karena itu, semua pihak harus saling bahu-membahu. Pemerintah, swasta dan elemen masyarakat, harus fokus pada pemulihan. Terutama pada kalangan anak-anak.

“Sudah hampir dua minggu, ternyata masih banyak warga masyarakat yang diduga sebagai korban mencapai 5000 jiwa, belum ditemukan. Sebab, selain kerubuhan reruntuhkan bangunan, ada juga yang diduga tertimpun lumpur bersama rumahnya,” tegas artis dangdut pelantun tembang hits ‘Ilalang’ di era 90-an tersebut.

Machicha yang juga menjadi pengurus di wadah Asosiasi Pengusaha Artis & Designer (APAD) baru beberapa hari lalu sukses menggelar acara ‘Malam Dana Kemanusiaan Untuk Palu & Donggala’. Sejumlah pejabat tinggi di Kantor Kemenpora dan institusi Polri, ikut hadir serta memberikan donasinya.

“Alhamdulillah, donasinya cukup besar. Terkumpul pakaian layak pakai serta uang di atas angka Rp 100 jutaan lebih,” pungkas Machicha Mochtar kepada POSBERITAKOTA.COM, Senin (8/10) di Jakarta. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here