Viral di Twitter, MENTERI SUSI PUDJIASTUTI ‘Jewer’ Kabupaten Tegal Soal Sampah Sekitar Laut

SLAWI (POSBERITAKOTA) – Begitu mendapat laporan dari Netizen terkait solusi penanganan sampah di wilayah pantai di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Menteri Kelautan dan Perikanan Dr Susi Pudjiastuti melalui akun Twitter nya @susipudjiastuti langsung memberikan intruksi alias ‘menjewer‘ ke pemerintah terkait untuk bersama-sama mencari solusi.

Dalam menjawab cuitan para Netizen terkait hal tersebut melalui Akun Twitternya pribadinya, Susi Pudjiastuti menyampaikan : “Banyak orang hanya lihat sepintas tanpa mengerti maksudnya. Saya tweet DM supaya yang berwenang di tempat terkait itu ini ditweetkan oleh saya. Sehingga mereka malu. Dan, akan berbuat untuk memperbaiki”.

Sementara terkait viralnya kasus tersebut, Bupati Tegal Hj Umi Azizah melalui akun pribadinya @umiazizah60 langsung merespon serta melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait. Tentu saja untuk segera mengecek ke lokasi serta melakukan kordinasi.

Tak cuma itu saja. Bahkan, dirinya lewat akun twitter @humastegalkab berkenaan viralnya status dari Akun Susi Pudjiastuti, pihaknya berterimakasih dan menyampaikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS ) di Desa Suradadi, sebenarnya sudah ada dan tersedia di Selatan jalan Pantura, di tepi jalan Suradadi-Kertasari (milik Pemdes), bahkan sudah dikerjasamakan perangkutannya dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal.

Karena itu, menurutnya, berkenaan dengan usulan pengadaan TPS bagi warga pesisir yang tinggal di tepi pantai tidak bisa dipenuhi karena aksesnya tidak memungkinkan dilalui oleh armada truk sampah. Selain itu, Pemdes Suradadi belum ada untuk alokasikan lahan TPS ditempat tersebut serta pemerintah Kabupaten Tegal tidak miliki lahan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Bantu Korban Gempa & Tsunami, PEMPROV DKI Berangkatkan Tim Psikologi ke Palu

Melalui akun twitter Humas Pemkab Tegal @humaskabtegal, Bupati Tegal menghimbau warga yang berada di lokasi tersebut untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, disamping itu pihaknya juga lakukan komunikasi agar ikut mendorong Pemdes, RT/RW setempat membangun sistem perangkutan sampah berjenjang mulai dari rumah rumah, diangkut dengan gerobak dan dibuang ke TPS yang ada, yang kemudian petugas bersangkutan akan mengangkutnya dari TPS ke TPA.

Pengelolaan sampah merupakan tanggungjawab bersama, sehingga semua pihak dan termasuk warga memiliki perannya masing masing untuk mengelola sampah, mulai dari menyadarkan perilaku buang sampah pada tempatnya hingga memilah, mengelola, mendayagunakan sampah melalui 3R hingga bank sampah.

Pada bagian lain, masih melalui akun twitternya pihak Humas Kabupaten Tegal menerangkan selama ini pemerintah telah menyediakan Armada truk yang setiap harinya angkut sampah TPS desa Suradadi. Namun pihaknya berterima kasih kepada para netizen yang bersama-sama turut peduli dengan pembangunan Kabupaten Tegal untuk lebih baik. ■ RED/CAHYO NG/GOES

Beri Tanggapan