Jadi Masukan ke Anies, SOSOK MARULLAH MATALI Sangat Pantas & Patut Diusulkan Isi Jabatan Sekda DKI

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Meski baru memasuki dua pekan atas kepergian Sekretaris Daerah (Sekda) Dr H Saefullah M.Pd (almarhum), penunjukkan jabatan orang nomor tiga secara definitif di Pemprov DKI Jakarta, terus mencuat. Hal itu setidaknya demi membantu mobilitas kerja Gubernur Anies Baswedan di masa mendatang. Kasus kekosongan Wagub DKI yang molor tempo hari jangan sampai terjadi lagi pada pengisian jabatan Sekda, karena banyak muatan kepentingan.

Perlu diketahui bahwa Gubenur Anies memang telah menunjuk Sri Haryati selaku pelaksana tugas (Plt) Sekda DKI sejak sepekan lalu. Lagi, agar tidak muncul perdebatan panjang yang ujung-ujungnya memiliki muatan kepentingan banyak pihak, rasanya jabatan Sekda DKI definitif perlu segera diisi, ditengah akselerasi penanganan sejumlah problem Ibukota.

Anggota Komisi A DPRD Jakarta, HR Khotibi Achyar S.Ip mengusulkan agar jabatan Sekda DKI Jakarta bisa diisi oleh orang atau sosok yang mumpuni. Patut dan pantas, sesuai jenjang karir yang dimiliki serta memiliki pengalaman panjang sebagai birokrasi di jajaran Pemprov DKI.

Gubernur Anies sudah harus punya pilihan dua atau tiga sosok yang masuk dalam kategori patut dan pantas. Sebab, jabatan Sekda DKI, memiliki peran penting di dalam membina sinergitas dengan pihak lain. Baik itu dengan kalangan legislator (DPRD DKI) maupun swasta dan lainnya,” kata pria yang akrab dengan nama panggilan H Beceng (Betawi Cengkareng) itu kepada POSBERITAKOTA, Rabu (30/9/2020).

Secara terbuka, politisi Partai Golkar yang asli Betawi, mewacanakan sosok Marullah Matali Lc M.Ag, sangat patut dan pantas untuk menduduki kursi Sekda DKI. Beliau, menurut H Beceng, juga telah mendedikasikan hidupnya di Pemprov DKI sejak tahun 1996 silam. Saat ini Marullah tengah mengemban tugas sebagai Walikota Jakarta Selatan sejak 5 Juli 2018.

“Bukan karena beliau kebetulan sebagai Putra Betawi asli. Beliau juga pernah punya pengalaman yang mumpuni, yakni sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan. Selain itu juga pernah jadi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Provinsi DKI Jakarta,” papar H Beceng.

Sementara itu Prof Dr H Dailami Firdaus, mantan anggota DPD RI dari perwakilan DKI Jakarta, menyebut bahwa perihal jabatan Sekda DKI merupakan ranah Gubernur Anies. Pasti jauh lebih tahu dan punya kriteria sendiri untuk menunjuk sosok Sekda DKI yang mumpuni. Prosesnya tentu saja harus diusulkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Memang ada dan banyak sosok orang Betawi yang punya karir bagus sebagai birokrat dan mumpuni di Pemprov DKI. Mereka banyak saya kenal dan bagus serta mumpuni,” komentar Prof Dailami yang tak mengelak saat disebut kenal dengan sosok Marullah Matali maupun Juani Yusuf.RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here