Bangun Masjid & Ponpes, HAFIZ SALIM Tinggalkan Lawak Kini Laris Jadi Presenter Dakwah Program TV

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Jalan hidup seseorang tak akan ada yang tahu, kecuali atas izin Allah SWT yang sudah menentukan takdir. Dari awalnya berkiprah dan berada di dunia entertainment (hiburan-red), kemudian harus menjalani pekerjaan profesional sekaligus dijadikan jalan untuk beribadah, yakni sebagai host alias presenter dakwah program TV.

Begitulah sosok Hafiz Salim, pria kelahiran Jakarta, 9 Nopember 1980. Ia tak menyangka, begitu mengawali jadi presenter dakwah (Host DAI TPI) pada tahun 2005 silam, lantas berlanjut sampai sekarang. Kedekatannya dengan sejumlah ustadz alias penceramah beken, setidaknya banyak memberikan ilmu soal agama Islam.

“Saya sangat bersyukur atas rahmat yang diberikan oleh Allah SWT. Dari awal sebagai penghibur di dunia lawak, akhirnya harus berkutat di dunia dakwah, meski cuma sebagai hots atau presenter,” ucap Hafiz Salim saat ditemui POSBERITAKOTA, Sabtu (17/10/2020) sore di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Kisah Hafiz nyemplung ke dunia dakwah, bukan tidak dilatarbelakangi basic pendidikan yang dipunyai. Ia juga hidup dalam keluarga yang sangat kental di bidang agama dan syiar. Oleh karenanya, pihak keluarga sangat mendukung, manakala bisa menjalani profesi sebagai presenter dakwah.

“Alhamdulillah, karena kondisi dan tuntutan profesi, saya harus memdalami lagi ilmu agama. Kebetulan, sekarang saya lagi kuliah di Institute Daarul Qur’an pimpinan Rektor Ustadz Anwar Sani,” aku bapak dari 5 anak tersebut.

Apa yang dijalani melalui profesinya saat ini, menurut dia, semoga bisa jadi tameng sekaligus benteng. Terutama bagi kehidupan pribadi dan keluarganya. Bisa terus istiqomah menjalani ibadah di jalan Allah SWT.

Saat ini Hafiz Salim bersama sejumlah sahabat yang disebutnya sebagai 4 pilar antara lain H Uki, Ustadz Saiful dan H Heri, tengah membangun Masjid Doyong di Kampung Gombong, Cibadak, Sukamakmur, Bogor. Selain itu sekaligus pendirian pondok pesantren (Ponpes).

“Semua itu sudah diniatkan. Termasuk ada dukungan juga dari para donatur. Masih proses pembebasan tanah. Insya Allah, bisa segera terealisasi. Tentu saja, kami juga mohon doa dan restunya dari masyarakat,” pungkas presenter program ‘Kata Ustadz Sholmed’ dan ‘Serambi-Serambi’ bersama Ustadz Kolonel SUS Dr Kemal Sah M.Ag. □ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here