Banyak Kunjungi Tempat Angker, LIMBAD Sajikan di Channel YouTube ‘Master Mata Hantu’ & ‘Ghost Master’

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Siapa pun pasti kenal dengan Master Limbad. Sosok unik yang tak cuma dikenal sebagai magician (pesulap-red) papan atas di Tanah Air. Kemampuan daya linuwih melihat dunia astral (ghoib) juga tak perlu diragukan lagi. Bahkan kesemua itu telah dikuasai sebelum menjadi selebritis populer seperti sekarang.

Jangan kaget pula, jika pria asli kelahiran Slawi (Tegal) satu ini, tercatat akrab dan doyan mengunjungi tempat-tempat angker. Karena diyakini mengekspose atau mengangkat dunia ghoib bisa menjadi hiburan atau tontonan yang sekaligus bermuatan tuntunan, Master Limbad mencoba menyajikannya lewat 2 channel YouTube yang dikelolanya.

Untuk channel YouTube yang pertama yakni ‘Master Mata Hantu‘ yang sudah konsisten bisa ditonton selama dua tahun belakangan. Sedangkan satunya lagi, yaitu ‘Ghost Master’ tentu sama banyak menyajikan dunia misteri, ghoib yang kadang sulit diterima oleh akal sehat.

“Saya banyak mengangkat hal yang riil dan apa adanya. Meski sesekali juga mendatangkan risiko yang nggak kecil saat bikin video syuting di lapangan, sebelum diunggah ke channel YouTube Master Mata Hantu dan Ghost Master,” jelas Limbad saat bincang-bincang dengan POSBERITAKOTA, Rabu (11/11/2020).

Master Limbad mengaku memang tidak bekerja sendiri. Ada beberapa orang yang masuk dalam team untuk pembuatan video syuting, agar channel YouTubeMaster Mata Hantu’ dan ‘Ghost Master‘ bisa diisi materi-materi yang update.

“Bikin video syutingnya, tak cuma di seputar Jakarta dan Bodetabek saja. Sesekali, saya dan team harus berkunjung ke luar daerah. Nantinya bakal mengangkat tempat-tempat angker yang ada di seluruh Indonesia,” jelas pria yang mendapat julukan ‘The Master of Fakir’ tersebut.

Jangan coba-coba untuk berlaku iseng terhadap Master Limbad. Bisa-bisa malah kena batunya. Sebab mengakrabi dunia astral (ghoib atau misteri), membutuhkan keberanian dan harus memiliki kemampuan tersendiri. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here