Di Alun-alun Kabupaten Brebes, PEDAGANG KETUPAT GLABET Ngaku Sepi Pembeli Akibat Pandemi COVID-19

BREBES (POSBERITAKOTA) – Kabupaten Brebes (Jateng) yang merupakan ‘pintu gerbang‘ karena berbatasan dengan Kota Cirebon (Jabar), tak asing lagi sebagai daerah penghasil tanaman bawang dan cabe merah nomor satu. Belum lagi dengan ciri khas produksi lainnya, yakni telor asin.

Namun, jika memasuki Brebes yang berada di Jalan Raya Jalur Pantai Utara (Pantura), langsung disambut dengan ciri khas Jembatan Sungai (Kalipemali) dan Alun-Alun Kabupaten. Di situ pun kerapkalin dijadikan tempat transit para pengendara mobil pribadi jika akan pulang kampung atau kembali ke Jakarta.

Alun-alun Kabupaten Brebes, sudah dikenal selama bertahun-tahun dan merupakan tempat yang enak untuk transit atau istirahat. Di sini ada dijual makanan khas, yaitu Kupat (Ketupat) Glabet dan Sate Bangkong,” jelas Wiryo, pedagang yang sudah mangkal sejak 20 tahunan silam.

Kupat Glabet dengan tambahan Sate Bangkong, menurut pria asal Brebes yang kini sudah memasuki usia 45 tahun itu, dipatok harga murah. Untuk satu porsi plus disediakan teh manis, harganya tak lebih dari Rp 20 ribu. Jika sudah kesengsem dengan rasanya, dipastikan bakal menambah lagi.

Di sekitar Alun-Alun Kabupaten Brebes, ada pula Warung Sate dan Gulai Kambing atau Soto Campur khas Brebes yang rasanya tak kalah maknyus. Belum lagi berjejer toko atau kios yang menjual telor asin atau bawang merah kiloan. Yang pasti bisa untuk ‘Oleh-Oleh bagi sanak saudara.

Untuk menikmati hidangan di Alun-Alun Brebes, pembeli dengan cara Lesehan. Jauh lebih santai dan tinggal parkir kendaraan di depan warung. Kalaupun mau istirahat atau numpang sholat, di situ ada Masjid Agung yang juga jadi ciri khas Kota Brebes.

POSBERITAKOTA yang memantau selama berbulan-bulan, juga diungkapkan para pedagang di Alun-Alun Kabupaten Brebes, sejak ada pandemi COVID-19 justru banyak kehilangan pembeli. Otomatis hal tersebut, menurunkan omzet penjualan atau penghasilan mereka. ■ RED/M MUNAWIR LASIYONO/EDITOR : GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here