PosBeritaKota.com
Syiar

DI MAJELIS TA’LIM & DZIKIR ‘AHBABUL MUSTHOFA’ BABELAN BEKASI, HABIB SHOLEH BIN HAMZAH JAMALULLAIL INGATKAN JAMAAH AKAN BAHAYA MAKANAN HARAM

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Majelis Ta’lim & Dzikir Ahbabul Musthofa (AM) Babelan kembali digelar secara rutin setiap sebulan sekali. Untuk di wilayah Babelan, Bekasi, keberadaan AM salah satunya bermarkaz di wilayah RW 025 Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Sebagai kegiatan lingkungan di RW 025 VGH Kebalen, Majelis Ta’lim & Dzikir AM diorientasikan untuk mensyiarkan agama Islam. Juga secara tidak langsung dapat diambil manfaat keberkahan bagi warga masyarakat dan para jamaah yang berada di lingkungan RW 025 VGH itu sendiri.

Ketika sebuah wilayah setingkat RW misalnya, kemudian ‘hidup’ syiar keagamaannya (syiar Islam), tentu berharap pada manfaat keberkahan atau barokah yang diberikan oleh Allah SWT terhadap warga masyarakat setempat. Sebab, menghidupkan kegiatan ta’lim dan dzikir, sama halnya kita sebagai umat Muslim menjalankan sunah atau ajaran Rasulullah/Baginda Nabi Muhammad SAW.

Untuk kegiatan Majelis Ta’lim & Dzikir AM pada Sabtu (18/9/2021) malam kemarin, bertindak sebagai tuan rumah yakni Ustadz Saeful Aziz yang berada di Blok AN RT 001/RW 025 VGH Kebalen, Babelan, Bekasi. Tidak kurang dari 50-an jamaah ikut bergabung, baik dari warga setempat maupun jamaah atau anggota tetap AM Babelan.

Seperti biasa kegiatan AM di bulan September 2021 kali ini, menghadirkan Habib Sholeh bin Hamzah Jamalullail untuk memberikan ceramah atau tausiahnya sebagai ‘penyiram’ jiwa dan kalbu para jamaah. Namun sebelum itu, ada lantunan Salawat Nabi yang dibawakan oleh Syech Osama, tamu dari Palestina.

Dalam tausiahnya, Habib Sholeh bin Hamzah Jamalullail, mengangkat tema satu ajaran yang berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW, terkait bahaya mengkonsumsi makanan haram (harom). Sebaiknya hal itu memang dihindari, karena dapat berpengaruh pada setiap doa-doa kita, bakal terhalang atau ditolak maupun tertunda diijabah oleh Allah SWT.

“Jadi, kita sebagai umat Muslim, harus bisa menjaga betul. Jangan sampai mengkonsumsi makanan yang haram. Sebab, hal itu akan berpengaruh terhadap setiap doa-doa kita, bisa ditolak oleh Allah SWT,” tutur Habib Sholeh, membuka tausiahnya.

Lebih lanjut, Habib muda asal Babelan (Bekasi) yang selalu menyampaikan materi tausiah lewat tutur kata lembut dan menyentuh kalbu itu, mengisahkan ada seorang pria atau lelaki yang sedang melakukan perjalanan jauh. Padahal, perjalanan yang dilakukan tersebut untuk tujuan bagus dan perbuatan taat.

“Tapi, pakaiannya kotor, compang-camping. Rambut dan badannya juga kotor. Alhasil, berantakan. Namun saat ditengah perjalanan, seorang lelaki itu berdoa. Dia angkat tangannya menengadah ke langit, berdoa meminta sesuatu kepada Allah SWT,” paparnya.

Lantas, apa yang terjadi? Malaikat Jibril yang mendapat tugas dari Allah SWT, terutama untuk mengantar panjatan doa-doa dari seorang Mukmin, dibuat terkejut.

Karena apa? “Doa lelaki itu jangan dulu dikabulkan (ijabah). Penyebabnya, karena baik makanan yang dimakannya maupun pakaian yang dipakainya, dikelilingi oleh sesuatu yang haram,” ucap Habib Sholeh, lagi.

Namun begitu, ditambahkannya, kita sebagai seorang Mukmin jangan mudah putus asa. “Jika doa-doa kita belum diijabah, hal itu berarti Allah SWT masih sayang sama kita. Jadi, tidak mungkin doa-doa kita, selalu ditolak atau tidak diijabah. Sebab, Allah SWT itu memiliki sikap karim atau mulya,” jelas Habib Sholeh.

Karena itu pula disebutkan, Rasulullah/Baginda Nabi Muhammad SAW meminta agar kita membersihkan diri dari hal yang berbau haram. “Kenapa? Ya, agar doa-doa kita kemudian dikabulkan oleh Allah SWT. Jadi, kalau ada barang-barang kita yang berunsur haram dan masih ada di dalam rumah, segera singkirkan,” ulas Habib Sholeh seraya menutup tausiahnya.

Sementara itu Syech Mahmud Oemar yang juga ikut menghadiri acara Ta’lim & Dzikir Ahbabul Musthofa Babelan, Sabtu (18/9/2021) malam, ikut memberikan testimoni terkait kondisi Palestina saat ini.

Menurutnya, hampir selama 73 tahun, Palestina sampai sekarang belumlah merdeka. Dijajah oleh kaum zionis, Israel yang ingin merebut tanah suci Juresalem dan menghancurkan Masjid Asqho.

“Namun, salah satunya berkat dukungan umat Islam di Indonesia, negeri Palestina masih bisa terus bertahan sampai sekarang. Harus diakui bahwa Palestina adalah buminya para Nabi dan Rasul. Bahkan, Rasulullah/Baginda Nabi Muhammad pertama kali sholat, yakni di Masjid Asqho,” ucap Syech Mahmud Oemar sebagai salah seorang yang diamanatkan negara Palestina untuk penggalanan dana bantuan kemanusiaan bagi umat Islam atau rakyat Palestina tersebut. ■ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Program ‘Peduli Umat’, DKM BAITUSSALAM RW 09 Bencongan Tangerang Beri Santunan ke Anak Yatim & Kaum Dhuafa

Redaksi Posberitakota

ISI TA’LIM BA’DA SHUBUH, KYAI ABDUL RASYID SEBUT MASJID JADI TEMPAT PALING ENAK UNTUK BERDZIKIR & MUSYAWARAH

Redaksi Posberitakota

Segera Tayang Perdana, BAZNAS Rilis Film ‘Imam di Pangkuan Sang Fakir’

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment